Bias-bias cahaya pagi di kedalaman air seringkali membuatku terpukau. Perasaan damai dan tenang membuatku memaknai berenang bukanlah sebagai suatu bentuk produktivitas, tapi rehat. Apalagi bila berenang dicukupi dengan mandi air hangat, disusul dengan makan, dan ditutup dengan tidur panjang. Oleh sebab itu, sudah sekitar dua bulan terakhir ini aku cukup rutin meluangkan waktu untuk berenang sebagai salah satu caraku untuk rileks. Berenang merupakan aktivitas yang merilekskan badan dan perasaanku. Renang membuat badanku bergerak seluruhnya dengan ritme yang teratur. Berenang juga membantuku mengatur nafas, yang kata dokter baik untuk merawat diriku yang punya penyakit asma ini. Keteraturannya melatihku untuk bersikap disiplin dan sabar dengan proses yang perlu dilalui. Berenang dengan sikap ini membuatku bisa memperkirakan tujuan dan menikmati gerakan demi gerakan yang kulakukan. Sementara itu, bila aku terburu-buru dan kehilangan ritme maka pasti aku mudah kehabisan nafas hi...